Cara menggambar grafiti huruf W
Gambar dua V yang lengan dalamnya saling bertemu, lalu turunkan puncak tengahnya. Rapatkan lengan luar sampai W tidak jauh lebih lebar dari M, lalu tebalkan keempat garis. Celah-celahnya sempit, jadi periksa satu per satu sebelum garis tepi ditebalkan dan blok 3D dipasang.
- Dua V berdampingan. Buat sketsa dua V tipis yang lengan dalamnya bersentuhan atau sedikit bersilangan.
- Turunkan puncak tengah. Buat puncak di tengah lebih rendah dari kedua ujung luar, supaya W terbaca sebagai satu huruf.
- Rapatkan lebarnya. Tarik kedua lengan luar ke dalam sampai lebar W kira-kira sama dengan huruf M.
- Tebalkan semua garis. Gemukkan keempat garis secara merata untuk bubble, atau selang-seling tebal dan tipis untuk gaya blok.
- Alas dan 3D. Datarkan dua titik bawah supaya W bisa berdiri. Alas datar itu juga memberi tempat bagi blok 3D di bawah huruf.
Bentuk huruf W
W punya empat garis miring, dua titik di bawah, dan satu puncak di tengah. Hasilnya tiga ruang dalam: dua celah berbentuk V yang terbuka ke atas dan satu celah segitiga di tengah bawah yang terbuka ke bawah. Dengan garis sebanyak itu di tempat sesempit itu, W cepat penuh setelah ditebalkan. Pada W bubble kami, ketiganya tinggal goresan tipis. Tantangannya adalah membuat W cukup ramping tanpa menutup satu pun celah itu.
Huruf W dalam gaya bubble, 3D, wild style, throw-up, dan tag
Bubble. W bubble kami lebih lebar daripada tingginya, dengan lengan gemuk yang membuat ketiga celahnya tinggal garis tipis. Kilau di ujung kanan atas dan blok merah bata di bawah membuatnya tampak timbul.
3D. Gaya 3D memadatkan W menjadi huruf tinggi dan sempit, dan sisi kanannya ditutup blok biru tua yang dalam. Ini contoh bagus W yang tidak memakan tempat.
Wild style. W wild style berisi ungu berbintik dengan dua kilau dan garis tepi ungu tua. Walaupun penuh bintik, keempat lengannya masih terbaca jelas berkat garis tepi yang tebal.
Throw-up. Garis tepi hitam tebal pada throw-up W menyatukan keempat lengannya menjadi satu bentuk yang lebar dan berisi krom.
Tag. Versi tag-nya sempit dengan puncak tengah yang pendek, dan tetesan cat jatuh dari bagian bawahnya. Bentuknya lebih mirip dua goresan cepat daripada dua V.
Grafiti huruf w kecil
Huruf w kecil bentuknya sama dengan W besar tapi lebih pendek, sehingga di antara huruf lain ukurannya terasa makin lebar. Lihat contoh bubble-nya di atas: pendek, melebar, dengan celah yang hampir tertutup. Pada nama seperti Dewi atau Bowo, sempitkan w kecil sedikit dan bulatkan dua titik bawahnya supaya menyatu dengan huruf bulat di sekitarnya.
Kesalahan umum saat menggambar huruf W
- W terlalu lebar. Satu W yang melebar bisa mendorong huruf lain keluar dari kertas, jadi rapatkan sejak tahap sketsa.
- Lengan dalam yang tipis. Empat garis tipis terlihat seperti zig-zag, bukan huruf.
- Puncak tengah yang terlalu tinggi. Kalau sejajar dengan ujung luar, W terbaca sebagai dua V yang berdiri terpisah; turunkan puncaknya sedikit.